7 Langkah Favorit Yang Dilakukan Terhadap Fresh-Installed Wordpress

3 October 2009 oleh FD Berikan Tanggapan »

Apa yang biasa Anda lakukan pertama kali setelah Wordpress baru selesai di-install? Setiap orang tentu mempunyai jawabannya masing-masing. Bagi mereka yang sudah sering melakukan installasi Wordpress, akan didapatkan sebuah pola favorit yang dilakukannya berulang-ulang. Berikut adalah langkah-langkah yang biasa saya lakukan terhadap fresh-installed Wordpress:

1. Hapus user “admin”
User “admin” adalah user default yang dibuat secara otomatis oleh Wordpress dengan role administrator. Untuk masuk ke halaman wp-admin pertama kali, kita harus menggunakan user ini dengan password yang sudah di-generate oleh Wordpress. Meskipun secara umum keberadaan user ini tidak akan mengganggu keamanan karena telah dilindungi password yang bisa kita ubah sesuai kehendak, namun saya pribadi merasa tidak nyaman apabila user administrator website diketahui oleh orang seluruh dunia. Oleh karena itu saya lebih memilih untuk membuat user baru yang telah diberi role administrator, lalu menghapus user “admin” itu.

2. Konfigurasi Settings
Ada beberapa hal yang saya konfigurasi di bagian General, yaitu mengganti deskripsi blog dan format tanggal serta waktu. Di bagian Writing, saya aktifkan atom publishing dan xml-rpc. Di bagian Reading, saya buat agar feed hanya menampilkan summary saja. Di bagian Discussion, saya aktifkan enable threaded (nested) comments. Di bagian Permalinks, saya menggunakan custom structure “/%category%/%postname%”.

3. Ganti default theme
Theme adalah salah satu hal yang menentukan karakter sebuah website Wordpress. Oleh karena itu, saya sangat memperhatikan penggunaan theme dari setiap website yang pernah saya install. Tak ada masalah sebenarnya dengan penggunaan default theme. Namun karena theme ini kemungkinan masih digunakan oleh ribuan website lain di dunia, lalu dimanakah letak keunikannya. Jadi, saya memprioritaskan penggantian theme terhadap fresh-installed Wordpress. Apalagi saat ini ribuan theme Wordpress gratisan sudah bertebaran di internet, dan sangat mudah untuk diinstall.

4. Install dan aktifkan plugins
Penggunaan plugins adalah salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh Wordpress. Plugins memudahkan pengguna Wordpress untuk menambahkan fitur terhadap websitenya. Bagi saya, ada beberapa plugins yang hampir pasti selalu diaktifkan pertama kali di website Wordpress yang baru di-install, seperti anti-spam (akismet), statistik blog (wordpress.com stats), dan sitemap generator (google xml sitemaps). Dan satu lagi yang menjadi kebiasan saya, menghapus plugin Hello Dolly ^^.

5. Mengaktifkan Google Analytics
Terus terang saya adalah fans dari Google Analytics. Angka-angka statistik yang diberikannya sangat membantu dalam mengetahui kondisi website. Sehingga hampir bisa dipastikan bahwa setiap website Wordpress yang saya install akan ditanami GA code (baik dengan langsung menanamnya di theme atau menggunakan plugin).

6. Mengedit halaman About.
Halaman About dibuat secara default oleh Wordpress. Fungsinya adalah untuk memberikan informasi kepada pengunjung tentang latar belakang dan untuk apa website itu dibuat. Biasanya, saya langsung mengedit halaman ini dalam rangkaian setting Wordpress untuk pertama kali. Namun, apabila saya masih belum mempunyai materi untuk dituliskan, maka saya akan langsung menyembunyikan halaman ini dan kembali menampilkannya di lain waktu setelah materinya sudah siap. Saya terkadang kesal apabila menemukan sebuah halaman About di satu website, namun masih belum diedit dan berisi tulisan default dari Wordpress. Itu hanya menunjukkan ketidakseriusan dari pembuatan website tersebut.

7. Menghapus Hello World
Sebagaimana halaman About, posting Hello World dibuat secara default oleh Wordpress. Tujuannya adalah untuk memberikan contoh posting berikut komentarnya. Saya biasanya langsung menghapus postingan ini dan menggantinya dengan postingan pertama sesuai website yang saya buat. Namun ada beberapa rekan yang biasanya tetap mempertahankan posting Hello World ini, dengan mengganti isinya tentu saja, untuk memperkenalkan website barunya kepada pengunjung.

Itulah 7 langkah favorit yang biasa saya lakukan untuk pertama kali terhadap fresh-installed Wordpress. Bagaimana dengan Anda?

  • Share/Bookmark
Advertisement

Berikan Tanggapan Anda