Google, siapa yang tidak mengenalnya hari ini. Setiap orang punya panggilan sayangnya masing-masing, mbah Gugel, om Gugel, bu le’ Gugel. Nah loh, sebenarnya Google itu cewek cowok sih? Ah tidak penting. Yang jelas tiada hari deh buat saya sekarang tanpa bertemu sama Google. Bukannya fanatik sih, tapi ya mau bagaimana lagi, pekerjaan jua yang mengharuskan
. Kalau teman saya bilang, “jangan pernah menyapa Google kalau tidak mau ketagihan”. Yah, mungkin ada benarnya. Tapi saya pikir, manfaatnya akan jauh lebih besar bila kita pandai menggunakannya. Berikut akan saya bagi beberapa produk Google yang paling sering berinteraksi dengan keseharian saya:
1. Google Search
Inilah yang membuat Google menjadi sangat populer untuk pertama kalinya. Sampai sekarang pun Google Search masih menguasai 60% market search engine (US). Keberadaannya sungguh sangat mempengaruhi cara bekerja saya. Hampir semua yang ingin saya ketahui, bisa ditampilkan oleh Google. Mulai dari mencari info tokoh, info harga hotel, sampai info cuaca, semuanya bisa langsung dilakukan, ga pake lama.
2. Google Mail
Kapasitas 7 Gb lebih untuk ukuran saat ini mungkin sudah lumrah ditawarkan oleh penyedia email gratisan seperti Google Mail. Bahkan tetangga sebelah sudah berani menawarkan kapasitas tak terhingga bagi layanan email gratisnya. Namun bila kita ingat beberapa tahun ke belakang, Google sudah berani menawarkan kapasitas berukuran Gb kala pesaingnya baru berani dengan Mb. Itulah salah satu alasan saya dulu beralih ke Gmail. Apalagi sekarang setelah fiturnya sudah mengalami penyempurnaan, tak bisa pindah ke lain hati deh ![]()
3. Google Analytics
Sudah pernah saya sebutkan di posting sebelumnya bahwa saya adalah big fans of Google Analytics. Setiap aktifitas pengunjung di website saya, tercatat dengan sangat rapi dan siap untuk dianalisis. Analysis telah membantu saya dalam memahami apa yang sebenarnya dimaui pengunjung, tanpa harus menanyakannya langsung pada mereka.
4. Google Webmasters
Setipe dengan analytics, data-data yang ditampilkan di webmasters juga sangat membantu saya mengoptimasi website. Bedanya, Webmasters ini menunjukkannya dari sudut pandang Google sendiri. Jadi, semakin akrab si Google dengan website kita, makin bagus pulalah angka-angka yang ditampilkan disitu.
5. Google Adsense
Adsense menjadi sangat populer di kalangan blogger karena dianya bisa membuat si empunya website kaya raya. Hehe…semoga tidak terlalu hiperbolis, tapi begitulah keadaannya. Tidak heran apabila hampir 90% website yang saya kerjakan, selalu diminta untuk dipasangi adsense oleh yang punya.
6. Google Adwords Keyword Tool
Ini adalah tools yang biasa digunakan untuk melakukan riset terhadap keyword yang akan digunakan dalam suatu website. Penentuan keyword ini cukup penting, terutama bagi mereka yang gila terhadap SEO.
7. Google Trends
Trends sebenarnya juga adalah tools untuk menganalisa traffic dari suatu website. Di situ bisa dilihat traffic yang dikategorikan berdasarkan lokasi dan tahun. Trends juga bisa digunakan untuk membandingkan tingkat kepopuleran beberapa website yang setipe. Misalnya microsoft.com dan apple.com, bagaimana trend-nya?
8. Google Code
Di sini berisi banyak sekali code yang disediakan oleh Google bagi para web developer, untuk digunakan di websitenya agar lebih kaya dalam hal fungsionalitas. Silakan cek sendiri koleksinya.
9. Google Reader
Reader adalah tool untuk mengagregasi feed dari berbagai website. Dengan Reader, kita bisa memantau update konten dari website favorit kita tanpa harus membuka website tersebut.
10. Google Desktop
Google Desktop harus diinstal di komputer kita sebelum digunakan. Di dalamnya berisi banyak sekali widget yang bisa digunakan langsung dari desktop kita. Saya pribadi sangat suka fitur searchnya, yang menurut saya lebih intuitif daripada fungsi search default Windows.
11. Google Transit
Fungsinya untuk membuat rencana perjalanan, berikut tempat-tempat dimana kita akan transit nantinya. Karena menggunakan Google Maps, maka segala fitur Maps juga masih bisa digunakan di sini. Sebagai contoh sederhana, ada seorang rekan yang membuat rencana mudiknya kemarin di Google Transit.
12. Google Apps
Sudah sejak dua tahun terakhir saya semakin akrab dengan Apps. Aplikasi ini memungkinkan kita memakai back-end Google Mail, Google Docs, dan Google Site dengan memakai domain kita sendiri. Jadi misalnya saya mempunyai perusahaan, dan sudah mempunyai domain email sendiri, maka saya bisa memakai infrastruktur milik Google (yang entah ada di mana) untuk menyimpan setiap email yang masuk ke inbox saya. Keuntungannya, tentu saja saya tak perlu mempunyai infrastruktur sendiri yang mahal, dan belum tentu aman. Dan bahkan untuk yang Standard Edition, malah saya tidak harus mengeluarkan uang sedikitpun, alias gratis.
13. Google Docs
Apabila Anda sudah akrab dengan Word, Excel, dan PowerPoint, maka sekarang Google juga menawarkan aplikasi serupa versi web-nya. Keuntungannya, kita tak perlu membawa flashdisk kemana-mana untuk membawa file-file dokumen. Semuanya sudah tersimpan di server milik Google, dan kita tinggal mengedit atau menggunakannya apabila diperlukan. Dan yang terpenting tentu saja, itu semua gratis.
14. Google Labs
Di sini berisi aplikasi-aplikasi Google yang masih dalam tahap uji coba. Beberapa alumni yang sekarang sudah lulus dari Google Labs diantaranya adalah Google Mail dan Google Maps. Saat ini masih banyak aplikasi yang masih digodok di sini. Jadi, kalau ada waktu, silakan coba-coba ![]()
15. Google Wave
Wave adalah the next email protocol yang digadang-gandang akan mengubah cara orang mengirimkan email. Namun sayangnya aplikasi ini masih belum dirilis ke publik. Saat ini baru masuk ke dalam tahap limited review, yang hanya bisa digunakan apabila anda mendapat invitation dari orang yg sudah memilikinya. Silakan kunjungi official websitenya untuk lebih mengenal tentang Wave.
Selain produk-produk di atas, masih bejibun produk yang diluncurkan oleh Google. Bahkan saking “kemaruknya”, ada beberapa perusahaan yang diakuisisinya. Jadi, apakah Anda juga punya produk Google favorit?














